Termenung Kesepian
( karya Junanda Fakhrul Arifin )
Duduk sunyi tanpa kata
Diam terpuruk kesunyian
Tiada teman dan buah hati
Hanya gema jangkrik yang menemani
Ranting, daun, berguguran
Tergoyak hembusan angin
Rembulan bersinar terang
Menyinari keterpurukan ini
Apakah ini pahitnya hidup ?
Tiada satupun yang menemani
Tersudut ke dalam kegelapan
Menusuk jiwa dan ragaku
Oh Tuhan …
Seandainya ku mampu mengulang waktu
Ku kan merubah keterpurukan ini
Dengan tawa dan canda
Tetapi, itu percuma saja
Ku hanya dapat ikhlas dan menerima
Walau pahit yang kurasa
Dibalik dunia ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar